
Yogyakarta (17/2/2022) koni.jogjaprov.go.id – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan dua (2) turnamen cabang olahraga (cabor) tenis berskala nasional. Pertama bertajuk Junio Junior 2022 yang khusus diperuntukkan bagi atlet junior di bawah usia 18 tahun, kemudian yang kedua bertajuk Britama Open 2022 dengan kategori umum dan senior. Digelar pada 13-27 Februari 2022, kedua ajang tersebut menjadi momentum untuk pembinaan atlet muda di Indonesia khususnya DIY.
Dari sejumlah 534 atlet kategori junior dan 211 atlet kategori umum yang ikut serta dan berasal dari 20 provinsi se-Indonesia, sekitar 50 atlet di antaranya berasal dari DIY. Adapun untuk venue pertandingan kategori junior menggunakan Lapangan Tenis Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Rumah Sakit (RS) DKT, dan Sinduadi. Sedangkan untuk kategori umum dan senior hanya menggunakan Lapangan Tenis SSA Bantul. Pelaksanaan event berlangsung dengan protokol kesehatan (prokes) ketat sesuai dengan aturan dari induk organisasi cabor tenis.
“Ada perwakilan DIY yang ikut serta dan Insya Allah mulai ada regenerasi. Tentu saja (keikutsertaan atlet DIY) ini bertanding juga untuk berikan pengalaman, mengasah mental, dan banyak hal yang diperoleh saat ikut bertanding,” ujar Sekretaris Umum Pengurus Daerah Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pengda PELTI) DIY Hari Yuliarto pada sesi keterangan pers di Yogyakarta pada Kamis (17/2) .
Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PELTI Rildo Ananda Anwar yang turut hadir menyampaikan bahwa penyelenggaraan kedua turnamen yang dihelat oleh pihaknya bekerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) itu ternyata menarik minat banyak peserta. Bahkan untuk kategori junior mampu melebihi event serupa di Tegal sebelumnya yang diikuti sejumlah 500 peserta. Tentu ini menjadi hal positif bagi PP PELTI, terutama dalam upayanya melakukan pembinaan bagi atlet muda sekaligus mendukung program pemerintah dalam mengembangkan sport tourism.
Terlebih kedua turnamen yang digelar di Yogyakarta tersebut merupakan salah satu serangkaian program pembinaan tahun 2022 yang telah dijadwalkan oleh PP PELTI. Dengan tujuan untuk menjaga keberlanjutan pola pembinaan atlet khususnya untuk level junior, sekaligus menjadi turnamen resmi pertama yang diadakan di DIY. Tidak dipungkiri bahwa selama dua (2) tahun terakhir pihaknya terkendala dengan adanya pandemi Covid-19, sehingga kemudian berdampak pada pelaksanaan turnamen tenis resmi tingkat nasional bahkan keikutsertaan atlet di tingkat internasional. Dan dengan adanya turnamen ini khususnya untuk kategori umum dan senior, diharapkan juga bisa menjadi ajang seleksi Piala Davis sekaligus persiapan menuju event 31st Southeast Asian Games (SEA Games) Tahun 2022 di Hanoi, Vietnam.
“Dengan adanya turnamen, atlet bisa mengukur kemampuan hasil latihan selama ini, baik teknik dan mental akan teruji. Ini sekaligus juga untuk persiapan Piala Davis dan SEA Games,” jelas Rildo.
Sementara itu Manager Pemasaran Bank BRI Kanca Cik Ditiro Yogyakarta I Bagus Margono Mukti bersama Regional Consumer Banking Head Bank BRI Regional Officer Yogyakarta Edi Setiawan, menambahkan bahwa pihaknya sangat mendukung dan berkomitmen untuk mendukung dunia olahraga. Sehingga kemudian turut berperan dalam penyelenggaraan kedua turnamen tenis tersebut. Dengan harapan dapat memberikan motivasi dan semangat kepada para atlet terutama dalam menyalurkan bakat dan hobi ke arah yang positif.
“Turnamen ini menjadi wadah putra dan putri negeri ini untuk menunjukkan kemampuan bertanding. Agar ke depannya mereka bisa berprestasi bukan hanya di level nasional, tapi juga internasional,” imbuh Bagus.
Caption Foto : (dari kiri ke kanan) Foto bersama perwakilan dari DETEC Dedi Prasetyo, Ketua Umum PP PELTI Rildo Ananda Anwar, Regional Consumer Banking Head Bank BRI Regional Officer Yogyakarta Edi Setiawan, dan Manager Pemasaran Bank BRI Kanca Cik Ditiro Yogyakarta I Bagus Margono Mukti seusai memberikan keterangan pers di Yogyakarta pada Kamis (17/2).
Foto & Teks : Bidang Promosi, Media dan Humas KONI DIY