KONI DIY

logo koni

KONI

Daerah Istimewa Yogyakarta

RESMI DILANTIK, PERGATSI DIY & PENGEMBANG PROPERTI DIDORONG BANGUN LAPANGAN DI LAHAN PERUMAHAN

RESMI DILANTIK, PERGATSI DIY & PENGEMBANG PROPERTI DIDORONG BANGUN LAPANGAN DI LAHAN PERUMAHAN

Yogyakarta (5/6/2021) koni.jogjaprov.go.id – Kepengurusan Persatuan Gateball Seluruh Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (Pergatsi DIY) Masa Bakti 2021-2025 resmi dilantik oleh Ketua Pelaksana Harian Pengurus Besar (PB) Pergatsi Dr. Ir. H. Khalawi Abdul Hamid, M.Sc., M.M., yang juga merupakan Direktur Jenderal (Dirjen) Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia (PUPR RI) di Gedhong Pracimasana kompleks Kepatihan Yogyakarta pada Jum’at (4/6). 

Dihadiri dan disaksikan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono x, Khalawi yang mewakili Ketua Umum PB Pergatsi sekaligus Menteri PUPR RI Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc., juga mengucapkan selamat sekaligus apresiasi terhadap penyelenggaraan prosesi pelantikan yang berlangsung dengan protokol kesehatan (prokes) ketat.    

“Kepada kepengurusan yang baru saja dilantik selamat, mohon maaf Bapak Menteri yang direncanakan melantik ada tugas, sehingga mewakilkan kepada saya. Alhamdulillah mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas kelangsungan pelantikan Pergatsi DIY ini berjalan baik. Semoga acara ini bisa menjadi tonggak bagi pergerakan gateball di DIY,” ujar Khalawi.

Dalam rangka mengenalkan olahraga gateball lebih luas, dirinya juga mengajak pengembang dan asosiasi properti di DIY bekerja sama dengan Pergatsi DIY, untuk dapat menyediakan fasilitas lapangan gateball di lahan perumahan. Dikemukakan, beberapa daerah seperti Jakarta dan Surabaya telah mewujudkan program ini. Diharapkan dengan adanya lapangan tersebut, tentu dapat memberikan banyak manfaat guna majukan olahraga gateball di DIY. 

Dikemukakan, olahraga ini juga pada dasarnya tidak hanya dapat menyehatkan para pelakunya, namun ternyata juga memiliki peranan dalam menggerakkan pariwisata Indonesia, tidak terkecuali DIY. Sebab sudah diketahui oleh masyarakat luas, bahkan tidak jarang diminati oleh turis dari China maupun Hongkong. Sehingga sangat bagus memang bila kompetisi ini dapat diadakan di kompleks Candi Prambanan, seperti yang pernah diadakan oleh Pengurus Daerah (Pengda) Pergatsi DIY sebelumnya. Gateball sendiri juga merupakan olahraga yang terjangkau dan dapat dipelajari oleh semua kalangan usia. Selain itu, dia juga mendorong supaya gateball dapat disosialisasikan ke masyarakat oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) / Pengurus Kota (Pengkot) Pergatsi di DIY.

“Terima kasih dan selamat, untuk ke depan Pergatsi DIY semoga lebih semangat lagi. Dan dengan banyak prestasi juga bertambah maju. Kami atas nama PB Pergatsi juga sampaikan duka cita mendalam kepada almarhum KGPH Hadiwinoto (Penasehat Pergatsi DIY & Rayi Dalem), beliau tokoh gateball nasional, yang turut mengembangkan dan memajukan gateball. Semoga almarhum mendapat terbaik di sisi-nya amin ya robbal ‘alamin,” jelasnya  

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam kesempatan tersebut juga turut mengucapkan selamat serta sukses dalam upaya mengembangkan gateball di DIY kepada kepengurusan yang baru dilantik. Ngarsa Dalem berharap olahraga ini tidak hanya dapat dimainkan oleh anak-anak muda, namun juga kalangan lanjut usia seperti beliau. Sehingga tentu diharapkan tidak hanya dapat menyehatkan para pelaku olahraga masing-masing, namun juga turut mengaktifkan sekaligus menggerakkan bagian-bagian tubuh manusia, tidak terkecuali otak dan pikiran. Sebab menurut beliau, kunci sehat di usia lanjut adalah tetap mengolahragakan jiwa, raga, dan pikiran.

“Yogya itu orang tua hampir 15 persen dari (jumlah) penduduk (yang ada DIY). Dan kalau mau umur panjang ya sering olahraga, tidak hanya momong cucu supaya otak dan pikiran bisa berjalan. Pikiran jadi sesuatu penting untuk orang yang panjang usia. Harapannya gateball juga dapat melatih pikiran dengan bangun strategi untuk menang dan lain-lain, itu sesuatu hal bagi saya sangat penting,” kata Sri Sultan Hamengku Buwono X. 

Di samping itu guna mendorong kepariwisataan DIY, beliau juga meminta kepada Pergatsi DIY yang kini dipimpin oleh Ir. Gatot Saptadi (Mantan Sekretaris Daerah DIY) supaya dapat menjalin kerja sama dan berkoordinasi dengan Jogja International Heritage Walk (JIHW) guna memasukkan program gateball dalam event tersebut. Sehingga para peserta dari berbagai negara seperti Jepang, China, Thailand, Singapura, hingga Malaysia yang biasa berdatangan untuk mengikuti JIHW, tidak hanya singgah dan tinggal di Yogyakarta selama 2 hari saja, namun bisa lebih lama atau ‘long stay’ dengan adanya event gateball di Candi Prambanan misalnya. Dengan demikian, olahraga ini juga kian tumbuh pesat perkembangannya di DIY.  

“Gateball ini dimungkinkan untuk bisa menjadi bagian dari ‘tourism’, semoga sukses dan bisa berikan warna dalam kembangkan potensi yang sudah ada,” urainya.

Ucapan selamat juga disampaikan oleh Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY Teguh Raharjo, S.Pd., M.M., yang hadir mewakili Ketua Umum KONI DIY Prof. Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO. 

Foto & Teks : Bidang Promosi, Media dan Humas KONI DIY

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top