KONI DIY

logo koni

KONI

Daerah Istimewa Yogyakarta

TINGKATKAN IMUNITAS TUBUH, KONI DIY DISTRIBUSIKAN SUSU & VITAMIN

TINGKATKAN IMUNITAS TUBUH, KONI DIY DISTRIBUSIKAN SUSU & VITAMIN

Yogyakarta (23/03/2020) konidiy.or.id – Guna menjaga kondisi fisik dan meningkatkan imunitas tubuh, utamanya di tengah maraknya pandemi virus COVID 19 saat ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) mendistribusikan nutrisi berupa susu dan vitamin c kepada atlet dan pelatih Pemusatan Latihan Daerah Pekan Olahraga Nasional (Puslatda PON) XX Tahun 2020 di kantor setempat pada Senin (23/3).

Dalam pengambilan paket nutrisi yang diwakili oleh masing-masing pelatih cabang olahraga (cabor) tersebut, setiap atlet/pelatih mendapatkan 1 paket dengan 2 item yakni 20 sachet susu dan 20 tablet vitamin c, untuk konsumsi selama 20 hari ke depan. Sedangkan 1 item vitamin lainnya akan disusulkan kemudian. Pendistribusian tersebut sebenarnya juga menjadi salah satu program pengadaan ‘extrafooding’ KONI DIY bagi atlet dan pelatih dalam rangka kesiapan menuju sukses PON XX Papua Tahun 2020. Yang direncanakan berjalan mulai April hingga Oktober 2020 mendatang. 

Namun karena kondisi saat ini, akhirnya program tersebut dimajukan pada 23 Maret 2020 ini. Hal tersebut seiring pula dengan Surat Edaran KONI DIY Nomor 0437/UM/III/2020 tentang Latihan Mandiri Puslatda PON XX DIY poin 4. Yakni dalam rangka untuk menjaga kondisi fisik dan meningkatkan imunitas tubuh, KONI DIY akan menyediakan nutrisi berupa susu dan vitamin yang akan didistribusikan melalui pelatih. 

“Untuk menjaga kondisi fisik, kemudian ketahanan tetap terpelihara, imunitas atlet dan pelatih tetap terjaga maka kami KONI DIY memberikan bantuan berupa nutrisi. Sebetulnya ada 3 item yang diberikan, namun karena kondisi saat ini, baru susu dan vitamin c yang diberikan,” ujar Ketua Umum KONI DIY Prof. Dr. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO., seusai pendistribusian nutrisi. 

Sebagai informasi, sebelumnya pada 16 dan 19 Maret 2020, KONI DIY telah mengeluarkan 2 Surat Edaran Nomor 0417/UM/III/2020 tentang COVID 19 dan Nomor 0437/UM/III/2020 tentang Latihan Mandiri Puslatda PON XX DIY, untuk menyikapi kondisi terkini yang terkait dengan COVID 19. Sejumlah langkah strategis pun telah diambil. Di antaranya bahwa dalam rangka kesiapan menuju PON XX Papua Tahun 2020, apapun kondisinya diimbau atlet dan pelatih tetap melaksanakan latihan. Namun demikian, latihan yang dimaksud yakni dalam rangka untuk menjaga fisik, minimal melakukan latihan mandiri di rumah atau tempat masing-masing. Adapun sesuai imbauan surat edaran, latihan mandiri dilaksanakan pada 20 Maret hingga 9 April 2020. 

“Nanti setelah 9 April 2020, kami akan mengkonsolidasikan lagi apakah seperti ketentuan awal atau ada perubahan. Selain latihan mandiri, atlet juga tetap bisa berkonsultasi lewat ‘online’ dengan pelatih maupun Tim Satgas kami yang berada di KONI DIY,” jelasnya. 

Perihal tentang unsur doping, Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Yogyakarta (FIK UNY) tersebut mengatakan, bahwa  atlet maupun pelatih tidak perlu khawatir mengingat tidak terdapat unsur demikian dalam vitamin/suplemen yang didistribusikan. Terlebih sebelumnya telah mendapatkan rekomendasi dari Dokter KONI DIY. Namun demikian, Prof. Djoko, begitu sapaan akrabnya, menegaskan terutama kepada para atlet untuk menjaga pola makan dan tidak sembarangan mengonsumsi obat. Dalam hal ini pihaknya juga akan memberikan bekal berupa buku saku tentang makanan dan obat-obatan yang boleh dikonsumsi atau tidak, untuk dipelajari oleh atlet dan pelatih. Kalaupun masih ragu, pihaknya mempersilahkan atlet dan pelatih untuk senantiasa berkonsultasi dengan Dokter KONI DIY.

“Insya Allah tidak ada unsur doping, sebelumnya juga sudah mendapatkan rekomendasi dari Dokter KONI DIY,” kata dia.

Sementara itu atlet terjun payung Hendro Satriyo yang hadir mewakili subcabor terjun payung mengatakan, nutrisi yang diberikan oleh KONI DIY tersebut dinilai sangat membantu 7 atlet dan 2 pelatih yang memang tengah membutuhkan suplemen dan asupan nutrisi untuk stamina tubuh. Terlebih saat ini Tim Terjun Payung DIY sementara berhenti latihan hingga 30 Maret 2020, di tengah merebaknya virus COVID 19. Dirinya pun berharap, kondisi ini segera berlalu dan tim berlatih kembali. 

Sebagai informasi, ada 24 subcabor yang termasuk dalam Puslatda PON XX DIY Tahun 2020. Meliputi atletik, balap motor, billiar, bola voli pantai, menembak, panahan, pencak silat, renang artistik, sepatu roda, terbang layang, terjun payung, aeromodelling, binaraga, catur, gantolle, judo, kempo, panjat tebing, polo air, rugby, sepatu roda, taekwondo, tarung derajat, wushu, dan renang perairan terbuka. 

Foto & Teks : Bidang Mobilisasi Sumber Daya, Promosi, Media dan Humas KONI DIY

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top