KONI DIY

logo koni

KONI

Daerah Istimewa Yogyakarta

DOJO KEMANG REBUT JUARA UMUM KEJURNASDO 2018

DOJO KEMANG REBUT JUARA UMUM KEJURNASDO 2018

Dojo Kemang asal Jakarta Selatan Provinsi DKI Jakarta berhasil merebut Juara Umum Kejuaraan Nasional Shorinji Kempo Antar-Dojo (Kejurnasdo) Tahun 2018, yang berlangsung di Grha Instiper Yogyakarta pada 20-23 September 2018, usai memperoleh jumlah medali tertinggi dari seluruh nomor maupun kelas pertandingan yang diikuti, yakni 6 medali emas, 8 perak, dan 2 perunggu. Atas prestasi ini, Dojo Kemang berhak mendapatkan Piala Tetap Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), serta Piala Bergilir Rektor Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta.

Rivalnya, Dojo Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat yang berada di peringkat kedua dengan 5 emas, 2 perak, 4 perunggu, berhak atas Piala Tetap Bupati Sleman. Sedangkan Piala Tetap Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia Pengurus Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (Perkemi Pengda DIY), berhasil disandang oleh Dojo Universitas Jenderal Soedirman, Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, yang menempati peringkat ketiga dengan 5 emas, 1 perak, dan 3 perunggu.

Sementara penghargaan Juara Umum Antar-Kenshi Putri yang memperebutkan Piala Tetap Pengurus Besar (PB) Perkemi dan Piala Bergilir Christina Siwi Handayani, kali ini berhasil diraih oleh Dojo Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat, usai mengoleksi 4 emas, 1 perak, 3 perunggu. Sedangkan Piala Tetap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY diraih oleh Dojo Politeknik Negeri Banjarmasin Provinsi Kalimantan Selatan, yang menempati peringkat kedua dengan 2 emas 1 perak. Dan Piala Tetap KONI Sleman disandang oleh Dojo Kemang, Jakarta Selatan, Provinsi DKI Jakarta, yang menempati peringkat ketiga dengan 1 emas, 4 perak, 1 perunggu. Untuk tuan rumah sendiri, yakni Dojo Universitas Sanata Dharma, Sleman, DIY, kali ini juga mampu menorehkan prestasi yang cukup baik, dengan menempati peringkat 11 dan perolehan 1 emas 1 perunggu di nomor dan kelas pertandingan khusus putri. Sementara secara umum, menempati peringkat 16 dengan 1 emas 3 perunggu.      

“Kejurnasdo 2018 ini diikuti oleh 601 peserta dari 42 dojo yang berasal dari 16 provinsi di Indonesia. Ajang yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Shorinji Kempo Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini kembali memperebutkan Piala Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), juga Piala Rektor Universitas Sanata Dharma dan Piala Christina Siwi Handayani untuk para kenshi wanita,” ujar Ketua Pelaksana Agata Evin Enggal Pratiwi melalui sambutan pembukaan yang disampaikan pada Jum’at (21/09/2018).

Ketua Umum PB Perkemi Sensei H. Saifudin Aswari Rivai, SE., yang turut hadir juga menyambut gembira dan mendukung penuh atas terselenggaranya Kejurnasdo 2018 di DIY. Menurutnya, antusiasme peserta dari dojo se-Indonesia yang mengikuti ajang tersebut menunjukkan bahwa Shorinji Kempo kini sudah berkembang secara luas. Terlebih sebelumnya, ajang kejuaraan tingkat nasional antar-dojo ini diakui sempat absen sekian lama. Tentu ke depan, dengan adanya dukungan dari Menpora RI dapat memberikan dampak positif bagi Shorinji Kempo Indonesia, supaya semakin dikenal khalayak luas sehingga dapat membantu untuk mengembangkan prestasi olahraga Indonesia di kancah internasional seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade. Hal ini tentu akan terus diupayakan oleh pihaknya, terutama bersinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI.        

“Kejuaraan harus didasari rasa persaudaraan yang kuat dan jiwa bushido sehingga kenshi tidak saling mencederai demi sebuah kepingan medali. Medali bukan menjadi tujuan utama kejuaraan ini, namun sebagai tolak ukur sejauh mana latihan sudah dijalankan,” imbuh Sensei Saifudin.

Dalam pembukaan, hadir pula Wakil Rektor III USD Yogyakarta Paulus Bambang Irawan, S.J., S.S., M.Hum., S.T.D., Wakil Ketua II KONI DIY Drs. Rumpis Agus Sudarko, M.S., Wakil Sekretaris Umum KONI DIY Ossa Chandra Seno, SE., Ketua Umum KONI Sleman Ir. Pramana, hingga jajaran Pengda Perkemi DIY. Mempertandingkan 62 nomor pertandingan baik embu maupun randori, ajang ini diikuti oleh kelompok pemula, kelompok remaja, kelompok dewasa, hingga kelompok veteran putra maupun putri.

Foto & Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top