
Yogyakarta (21/2/2022) koni.jogjaprov.go.id – Wakil Ketua Umum II Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY) Ir. Pramana mendorong Pengurus Daerah Cabang Olahraga Taekwondo Indonesia (Pengda Cabor TI) DIY, juga Pengurus Kabupaten (Pengkab) dan Pengurus Kota (Pengkot) TI se-DIY yang hadir dalam kegiatan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) TI DIY Tahun 2022 untuk dapat menyusun program kerja setahun ke depan dengan baik. Termasuk di dalamnya meminta untuk dapat mengembalikan kejayaan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut (Sumatra Utara) Tahun 2024 mendatang.
“Evaluasi PON terakhir mengalami penurunan prestasi. Pada PON (XVIII) Riau (2012) mampu meraih 2 medali emas lewat kakak beradik Fitriana Mansur dan Lia Karina Mansur. Di PON (XIX) Jabar (2016) dapat 1 medali emas melalui Lia Karina Mansur, dan di PON (XX) Papua pada Oktober 2021 lalu mampu menyumbangkan 2 medali perunggu. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kita dan sesuai tagline (RAKERDA) TI DIY Bisa, berharap bisa kembalikan kejayaan TI DIY di kancah nasional, syukur hingga internasional,” ujar Pramana dalam sambutan pembukaan RAKERDA TI DIY Tahun 2022 di Ruang Rapat Lantai 2 KONI DIY pada Sabtu (19/2).
Guna mewujudkan hal tersebut, lanjut dia, TI DIY dapat menggandeng salah satu legenda taekwondoin asal DIY seperti Master Rahmi Kurnia misalnya, untuk dapat memberikan pembelajaran sekaligus membagikan pengalamannya selama menjadi seorang atlet yang berprestasi hingga partisipasinya dalam ajang Olimpiade sebagai bentuk motivasi kepada generasi atlet masa kini. Hal ini mengingat mulai April hingga Juli 2022, akan dimulai program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Pra-PON Tahap I, yang kemudian rencananya akan dilanjutkan Puslatda Pra-PON Tahap II pada Juli-Desember 2022, sebagai bentuk persiapan untuk menghadapi ajang Pra-PON Tahun 2023.
Di samping itu juga akan terdapat agenda olahraga multievent bertajuk Pekan Olahraga Daerah (PORDA) XVI DIY yang akan diselenggarakan di Kabupaten Sleman pada 1-9 September 2022. Dirinya pun mengimbau supaya TI DIY dapat mempersiapkan segala hal dengan baik. Termasuk mencermati kembali ketentuan maupun peraturan pertandingan cabor taekwondo yang tertera pada Technical Handbook (THB) PORDA XVI DIY Tahun 2022. Mengingat pelaksanaan pertandingan di lapangan nantinya akan didelegasikan kepada pengda cabor, dan tahapan Entry by Number (EBN) akan berlangsung pada Maret 2022. Direncanakan untuk pertandingan cabor taekwondo akan digelar di Kampus UPN Yogyakarta.
“RAKERDA merupakan kesempatan baik (untuk susun program kerja setahun ke depan), mengingat tidak semua pengda cabor dapat menggelar kegiatan tersebut. Kami tentu prihatin dengan kondisi tersebut, sebab pengda cabor seharusnya dapat laksanakan pembinaan prestasi dan menjalankan organisasi dengan baik. Monggo dalam susunan rancangan kerja khususnya untuk tahun 2022 ini ada agenda salah satunya PORDA XVI DIY dan siapkan atlet untuk Puslatda Pra-PON. Mudah-mudahan hasil dari rapat bisa menjadi dasar dalam menentukan pembinaan dan meningkatkan prestasi TI DIY dengan baik,” jelas dia.
Sementara itu Ketua Umum Pengda TI DIY Ir. Rudy Koeshardijanto mengemukakan bahwa selain akan mengadakan program pelatihan rutin seperti pendidikan dan latihan (diklat) bagi wasit, pelatih, dan sebagainya, pada tahun 2022 ini pihaknya juga akan mempersiapkan atlet-atlet yang masuk dalam kriteria Puslatda Pra-PON Tahap I, sekaligus fokus mempersiapkan diri serta menjaring atlet-atlet potensial pada ajang PORDA XVI DIY. Dengan harapan TI DIY nantinya dapat meloloskan banyak atlet di ajang Pra-PON 2023 dan meraih kembali medali emas pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.
Caption Foto : (berdiri) Wakil Ketua Umum II KONI DIY Ir. Pramana saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan RAKERDA TI DIY Tahun 2022 di Ruang Rapat Lantai 2 KONI DIY pada Sabtu (19/2).
Foto & Teks : Bidang Promosi, Media dan Humas KONI DIY