
Target penjaringan peserta Kejuaraan Daerah Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Kejurda FORKI) Tahun 2018 terpenuhi. Dengan membludaknya jumlah peserta yang mendaftar hingga 395 atlet. Pelaksanaan pendaftaran berlangsung di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (KONI DIY), pada Kamis (15/02/2018). Dengan Pengkab FORKI Kabupaten Kulonprogo sebagai Panitia Pelaksana Kejurda FORKI DIY Tahun 2018, dan Sarmidi, M.Si, sebagai Ketua Panitia.
Sebelumnya Pengurus Provinsi (Pengprov) FORKI DIY menargetkan kegiatan ini diikuti sebanyak 300 peserta. Dengan kategori mulai dari kelas usia dini yakni 9-10 tahun, prapemula, pemula, kadet, junior, hingga senior, dari empat Pengurus Kabupaten (Pengkab) dan satu Pengurus Kota (Pengkot), maupun 15 perguruan yang menjadi anggota FORKI DIY.
“Sebelum Kejurda, didahului dengan pendaftaran atlet, timbang badan atlet, dan technical meeting yang berlangsung pada 15 Februari 2018. Target Kejurda FORKI Tahun 2018 ini 300 peserta. Pelaksanaan akan berlangsung pada Sabtu-Minggu, tanggal 17-18 Februari 2018 di Gedung SMKN 2 Pengasih Kulonprogo,” ujar Sekretaris Umum FORKI DIY Paryono, SH kepada Bidang Media dan Humas KONI DIY di sela-sela penimbangan badan yang dilaksanakan di kantor KONI DIY, Kamis (15/02/2018).
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang (Kabid) Pembinaan Organisasi KONI DIY ini menuturkan, pelaksanaan Kejurda tersebut sekaligus menjadi ajang seleksi Piala Mendagri 2018. Terutama untuk kelas kadet dan junior, ditambah dengan kelas Under 21 (U-21). Dalam hal ini, FORKI DIY berencana akan mengirimkan delegasi atlet dalam ajang yang rutin dihelat oleh Pengurus Besar (PB) FORKI itu, di Palu, Sulawesi Tengah, pada 23-25 Maret 2018 mendatang.
“Itu merupakan agenda dari PB FORKI, jadi sekaligus seleksi untuk Piala Mendagri juga. Namun, nantinya atlet yang menjadi juara satu belum tentu akan langsung mewakili ke Palu, Sulawesi Tengah. Masih ada seleksi lagi terutama dalam hal bobot dan prestasi yang pernah diraih, juga melihat dana yang ada. Untuk kuota Piala Mendagri masih belum diketahui jumlahnya,” jelas dia.
Di samping itu, pihaknya saat ini juga tengah mempersiapkan atlet-atlet senior untuk ajang Piala Panglima dan Piala KASAD. Di sisi lain, ajang Kejurda Tahun 2018 juga diharapkan dapat memunculkan potensi bibit-bibit muda, guna regenerasi cabang olahraga (cabor) karate di masa mendatang.
Foto & Teks : Bidang Media dan Humas KONI DIY